Rabu, 11 Mei 2011
Selasa, 08 Maret 2011
Museum Wayang di Kota Tua
Disini,,saya Mentari Andriani akan menceritakan tentang tempat wisata yang saya kunjungi pada saat tanggal 5 Maret 2010 di Kota Tua, Jakarta Selatan.
Kota Tua adalah tempat yang dapat memberikan paduan antara liburan dan pendidikan. Kota Tua dapat merupakan media untuk belajar khususnya tentang sejarah. Disana banyak terdapat banyak museum-museum yang sangat menarik minat para wisatawan dalam negeri dan juga luar negeri. Museum-museum itu diantaranya adalah:
- Museum Bahari
- Museum Sejarah Jakarta
- Museum Bank Mandiri
- Museum Seni Rupa dan Keramik
- Museum Wayang
- Museum Bank Indonesia
Masih sekitar Kota Tua ini, museum di Kota Tua yang saya datangi salah satunya adalah museum wayang. Museum wayang ini terletak satu area dengan museum fatahillah, dan berdekatan dengan museum Bank Mandiri dan Bank Indonesia.Museum ini menyimpan koleksi wayang dari daerah di Indonesia.
Wayang berasal dari kata bayang-bayang. Sekarang wayang sudah berkembang menjadi sebuah sarana hiburan, pendidikan, media informasi maupun ajaran tentang moral-moral. Saat memasuki museum wayang ini, saya disambut dengan patung ondel-ondel dari Betawi. Selain wayang di museum ini juga terdapat alat-alat perwayangan. Koleksi wayang di museum ini terdiri dari: wayang kulit, wayang golek, topeng, wayang kaca, wayang seng, dll.
Museum wayang adalah salah satu tempat favorit yang rata-rata dikunjungi para wisatawan dari luar negeri, karena mereka sangat antusias sekali dengan kerajinan tradisional ini. Selain para wisatawan asing, banyak pula wisatawan lokal seperti dari luar daerah Jakarta yang datang ke Kota Tua dan salah satunya mengunjungi Kota Tua ini.
Saat ini bangunan museum wayang di Kota Tua ini sudah tidak seperti dahulu yang masih sangat terjaga, namun sekarang bangunan ini terlihat sedikit kotor akibat banyak tulisan di dinding-dinding luar banguna..
Harga tiket masuk di Museum Wayang:
- Dewasa: Rp 2.000
- Mahasiswa: Rp 1.000
- Anak-anak: Rp 600
Dari tahun ke tahun makin banyak wisatawan yang mengunjungi museum di Kota Tua ini dan tidak segan pula para penduduk sekita Kota Tua menjajakan profesinya dengan cara meminjamkan sepeda tua itu untuk para wisatawan dengan hanya merogeh kantong Rp 10.000 untuk batas waktu pinjam sepeda kurang lebih 30 menit-60 menitan.
Sangat menyenangkan berada di Kota Tua ini.
Selasa, 01 Maret 2011
Selasa, 14 Desember 2010
_Pemimpin Garuda_
Ketika sayapnya tersibak gagah....
Berdiri tegap berbusungkan dada yang besar
Mata yang tajam menatap wilayahnya...
Berdiri bagaikan seorang pemimpin dunia yang hebat
Menguasai sebuah negara yang sangat sejahtera....
Negara yang berada di tangan kuasanya
Seperti berlian yang akan dijaganya.....
Demi jayanya negara itu dia selalu memantau nya
Siang...
Malam...
Tanpa hentinya dan tanpa lelahnya
Tak ada kata menyerah di benak garudaku...
Terus berjuang untuk negaranya
Walaupun dia harus mati mengeluarkan banyak darah...
Tetapi negaranya harus tetap berjaya
Semangat juang yang tidak pernah henti....
Tetapi sekarang
Matanya telah sayu melihat negara yang berjaya
Tubuhnya tidak lagi tetap berdiri...
Kini hanya tinggal negara yang berjaya
Berdiri tegap berbusungkan dada yang besar
Mata yang tajam menatap wilayahnya...
Berdiri bagaikan seorang pemimpin dunia yang hebat
Menguasai sebuah negara yang sangat sejahtera....
Negara yang berada di tangan kuasanya
Seperti berlian yang akan dijaganya.....
Demi jayanya negara itu dia selalu memantau nya
Siang...
Malam...
Tanpa hentinya dan tanpa lelahnya
Tak ada kata menyerah di benak garudaku...
Terus berjuang untuk negaranya
Walaupun dia harus mati mengeluarkan banyak darah...
Tetapi negaranya harus tetap berjaya
Semangat juang yang tidak pernah henti....
Tetapi sekarang
Matanya telah sayu melihat negara yang berjaya
Tubuhnya tidak lagi tetap berdiri...
Kini hanya tinggal negara yang berjaya
"Kenangan kecil"
Saat menginjak bangku Sekolah Dasar, ku mulai mengenalnya. Rupanya dia adalah anak dari tetangga ku yang berada di belakang rumah. Anak itu bernama Adinda. Dia adalah teman dekatku dan sekarang menjadi sahabat. Kemana-mana kita selalu bersama. Menggunakan baju yang berwarna serupa. Setiap pulang sekolah kita sering bermain di belakang rumah. Biasanya kita bermain masak-masakan. Rupanya masakan yang kita buat lumayan enak untuk dimakan bersama.
Seiring dengan berjalannya waktu, kita pun sudah menginjak bangku Sekolah Menengah Pertama. Kita begitu merasa senang naik tingkat. Tiga tahun bersekolah menengah pertama, ternyata begitu cepat waktu berlalu. Saat masa-masa Sekolah Menengah Pertama, kita sudah mengalami masa pubertas. Dimana kita mengenal tentang cowok lebih jauh. Kita mulai saling sibuk dengan cowok pertama. Sungguh lucu mengingat itu. Kita tidak lagi mengisi hari kosong itu dengan bermain boneka-bonekaan atau masak-masakan tetapi kita sudah mulai curhat tentang pacar kita masing-masing.
Sampai saat kita sudah akhir semester kelas tiga,kita mengenal cowok dari luar daerah yaitu daerah bandung. Dua cowok begitu tampan di foto, karena kita masih polos jadi begitu terpananya kita pada paras foto tersebut.
Lama-lama kita berpacaran dengan dua cowok itu, awalnya kita begitu senang. Tetapi lama-lama kita saling iri dan sangat cemburuan. Ntah faktor apa yang menyebabkan itu semua. Aku sempat berfikir "Apakah semua ini gara cowok hubungan persahabatan kita menjadi seperti ini?"
Hubungan persahabatan kita menjadi sangat renggang. Lama-lama semakin rengang dan bubar lah kita. Persahabatan dari Sekolah Dasar yang sudah kita bangun kini bubar begitu saja. Entah mungkin keegoisan kita dan rasa tidak percaya terhadap sahabat yang membuat kita menjadi bubar seperti ini.
Sungguh sangat menyesal, aku ingin persahabatan seperti dulu. Tetapi entahlah dengan Adinda.......
Seiring dengan berjalannya waktu, kita pun sudah menginjak bangku Sekolah Menengah Pertama. Kita begitu merasa senang naik tingkat. Tiga tahun bersekolah menengah pertama, ternyata begitu cepat waktu berlalu. Saat masa-masa Sekolah Menengah Pertama, kita sudah mengalami masa pubertas. Dimana kita mengenal tentang cowok lebih jauh. Kita mulai saling sibuk dengan cowok pertama. Sungguh lucu mengingat itu. Kita tidak lagi mengisi hari kosong itu dengan bermain boneka-bonekaan atau masak-masakan tetapi kita sudah mulai curhat tentang pacar kita masing-masing.
Sampai saat kita sudah akhir semester kelas tiga,kita mengenal cowok dari luar daerah yaitu daerah bandung. Dua cowok begitu tampan di foto, karena kita masih polos jadi begitu terpananya kita pada paras foto tersebut.
Lama-lama kita berpacaran dengan dua cowok itu, awalnya kita begitu senang. Tetapi lama-lama kita saling iri dan sangat cemburuan. Ntah faktor apa yang menyebabkan itu semua. Aku sempat berfikir "Apakah semua ini gara cowok hubungan persahabatan kita menjadi seperti ini?"
Hubungan persahabatan kita menjadi sangat renggang. Lama-lama semakin rengang dan bubar lah kita. Persahabatan dari Sekolah Dasar yang sudah kita bangun kini bubar begitu saja. Entah mungkin keegoisan kita dan rasa tidak percaya terhadap sahabat yang membuat kita menjadi bubar seperti ini.
Sungguh sangat menyesal, aku ingin persahabatan seperti dulu. Tetapi entahlah dengan Adinda.......
Minggu, 12 Desember 2010
Ciri-ciri Iklan_::
Berikut ini tampilan tren iklan dan bisnis pada era TIK (teknologi informasi dan komunikasi) atau ICT (information and communication technology). Dengan kata lain, ciri-ciri iklan yang menarik hati pelanggan dapat dicermati seperti berikut ini.
1. Iklan bertanda asterisk (*)Iklan ini termasuk iklan menipu dan biasanya dengan tanda asterisk (*). Kalau tampak dari kejauhan sejauh mata memandang, atau kalau sekilas waktu baca dan waktu lihat, maka tanda asterisk ini enggak “bunyi”. Justru pengiklan yang tak beretika memang bermaksud mengecoh konsumen. Oleh karena itu, tanda asterisk (*) jadi obat penawar yang mujarab.
2. Iklan inden (dan berhadiah)
Nah, ini dia ada iklan terbaru dengan mobil dan motor terbaru, terkini, terandal. Sekarang cobalah amati dengan cermat, selain bisa inden, artinya pembeli bisa pesan dulu, eh ndilalah berhadiah pula. alamak.Puri gonggo, kelelawar bulu kuduk, gajah bleduk, itu iklan betul-betul akal-akalan pengiklan memasuki era TIK. Dahsyat sekali pengaruh iklan produk inden! Calon pembeli sungguh-sungguh terpuaskan membeli produk yang belum ada barang. Di tangan produsen barang yang dijual sebetulnya belum ada, kalau toh ada sebagai sample atau contoh produk. Lantas, sebagai tanda jadi atas pembelian barang yang ditawarkan, patut dan sepantasnya pembeli menerima hadiah. Busyettt, …. luarbiasa. Strategi pengiklan yang strategis dan jitu. Biasanya strategi penjual memuaskan dan mengikat pembeli membuat produsen memiliki modal usaha dan modal kerja diawal. Vitamin D alias duit yang masuk dari barang inden sudah cukup untuk mengetahui jumlah mobil dan motor yang harus diproduksi, misalnya.
3. Iklan berhadiah bagi 1.000 pembeli pertama
Bagi seribu pembeli pertama pastilah hadiah siap ditangan. Jangan ragu, berapa pun pembeli yang masuk ke penjual, jumlah seribu cukup sulit mendeteksinya. Apalagi kalau unit usaha bercabang-cabang. Hadiah menyebar ke pembeli belum bisa merata, kalau hadiah habis, penjual bisa meminta lagi ke cabang yang lain. Pokoknya, seribu pembeli pertama tampaknya tiada hitungan yang masuk akal. Alat ukur yang dipakai untuk mengetahui seribu pembeli pertama tercapai masih masuk kategori akal-akalan penjual plus pengiklan.
4. Iklan bersyarat dan ketentuan berlaku
Teks syarat dan ketentuan berlaku letaknya tersimpan, di sudut, di tengah, dan kecil ukuran jenis hurufnya. Pembeli mula-mula senang begitu iklannya merasuk ke relung hati hingga sampai pada rencana atau respons untuk memiliki barang. Namun, ketika tiba pada ayat syarat dan ketentuan berlaku, banyak calon pembeli jadi kecewa ketika ketentuan dan syarat itu tidak ada pada diri pembeli. Apa lacur, si calon pembeli sudah ada di depan penjual, ….
5. Iklan berbonus pulsa
Lagi-lagi daya tarik iklan dengan memberi bonus pulsa kian menjadi-jadi. Sekali kirim surat-menyurat singkat atau SMS dengan vendor atau operator, bonus pulsa ada ditangan. Bonus ada ditangan setelah kirim-mengirim berkali-kali atau terjadi jika pengirim menjawab pertanyaan yang muncul dari perusahaan penyelenggara. Kalau pengirim menuruti perintah dengan teratur, bonus barulah diberikan. Jenis bonus ini tidak konkret karena pengirim wajib menunggu otorisasi penyelenggara.
6. Iklan hanya barang tertentu
Sale 50% wah gede banget, lumayanlah. Harga sepatu asli buatan negeri paman Sam berbanderol Rp300.000, misalnya kalau diskon 50% bukan main murahnya. Pola iklan ini mujarab untuk mengecoh calon pembeli. Setelah menimang-nimang, menimbang-nimbang, akhirnya memilih barang yang cocok, sampai di kasir bukan rasa senang yang muncul, melainkan rasa kecewa. Apalagi kalau rasa kecewa ini baru muncul di rumah kediaman atau tempat tinggal alias saat tiba di rumah. Dua kali lipat rasa kecewa muncul. Begitu komplain, balik lagi ke penjual, ternyata betullah harga yang digesek berlaku tanpa diskon. Lalu telusuri saja kenapa hal itu terjadi? Jawabannya mudah saja. Diskon hanya berlaku pada produk tertentu. Cuma teks produk tertentu seperti tampak pada dua foto di atas karya Wisnu Nugroho, redakturInfo Komputer di Wisma Kota BNI 46 Jenderal Sudirman Jakarta sebagai bukti iklan atau billboard/poster pengecoh untuk calon pembeli yang salah alamat, tapi sudah sudi mampir di gerai penjual berdiskon gede.
Prinsip pembeli sebetulnya mudah saja kalau berhasrat menginginkan barang dengan harga diskon. Belilah barang yang benar-benar sudah tahu dan perlu untuk dimiliki. Tanpa pengetahuan dan keperluan yang mumpuni, pembeli sering “tertipu”. Pokoknya, mana ada penjual yang mau merugi atas barang dagangan yang dijajakan, sekecil apa pun ongkos yang mesti dikeluarkan untuk beriklan.
Sumber: http://niamustina.blogspot.com/2010/12/source-johny-herfans-blog-berikut-ini.htmlCiri ciri iklan yang baik harus memiliki kriteria di bawah ini :
1.Mempunyai sasaran yang jelas,dengan menentukan target konsumen ada target utama dan target kedua,ini juga untuk menentukan media pasang iklan dan penetapan target konsumen tergantung pada kualitas,harga,distribusi(jangkauan pemasaran)
2.Mempunyai fokus atas hal yang ingin di komunikasikan dariproduk dan jasa yang di iklankan.
3.Mempunyai daya tarik tertentu hingga konsumen yang di sasarnya bisa berhenti untuk memperhatikan isi iklan,selain kata kata menarik,daya tarik iklan muncul dari desain layout yang menarik.
4.Sajikan iklan dengan menarik karena suatu iklan dengan isi pesan bagus jika tidak di sajikan bagus tak akan menarik.
5.Komunikasi iklan memiliki empat unsur utama yaitu : a.Pengirim iklan adalah produsen atau dalam bisnis periklanan di wakili biro iklan
b.Isi iklan dalam iklan ada headline kalimat singkat tidak lebih dari 10 kata dan di harapkan konsumen langsung dapat banyak informasi mengenai produk dan jasa body copy adalah informasi tambahan bila konsumen tertarik.
c.Media komunikasi tempat iklan di sajikan baik di media cetak,media elektronik atau media lainnya antara lain media internet yang penetrasinya di indonesia masih kurang,billboard dll.
d.Penerima iklan konsumen yang di sasar produk barang atau jasa kita
6.Pilihlah slogan dengan kata kata padat dan berisi yang merupakan gambaran terhadap headline di mana konsumen dapat membaca lebih detail.
Sumber: http://matamerahadv.wordpress.com/
Ciri-ciri Iklan yaitu:
- Tidak mengandung unsur komersial
- Tidak ada unsur produk
- Klien ILM adalah yayasan/organisasi sosial non profit
- Berupa didikan/anjuran tingkah laku tertentu (persuasi)
- “Kecenderungan” memiliki target lebih luas daripada periklanan komersial
Sumber: http://webee88.wordpress.com/2009/10/12/tentang-iklan-layanan-masyarakat/
_Fungsi Iklan_
Fungsi iklan menurut Alo Liliweri (1998) yang dikutip dari beberapa sumber seperti Wright (1978), S.W. Dunn (1978) dan Bover (1976) dapat dijelaskan sebagai berikut :
1. Fungsi Pemasaran
Fungsi pemasaran adalah fungsi untuk menjual informasi tentang barang, jasa maupun gagasan melalui media sebagai upaya :
- mengidentifikasi produk dan menjelaskan perbedaannya dengan produk lain.
- menganjurkan penggunaan produk baru secara bertahap.
- menunjang penyebaran untuk meningkatkan penggunaan produk.
- Membangun rasa cinta dan dekat pada produk untuk mengikat konsumen dalam jangka waktu yang lama.
2. Fungsi Komunikasi
Fungsi komunikasi adalah upaya memberi penerangan dan informasi tentang produk, memberi pesan yang berbau pendidikan, menciptakan pesan yang bersifat menghibur dan mempengaruhi khalayak untuk dekat dan selalu membeli dan memakai produk secara tetap.
3. Fungsi Pendidikan
Melalui iklan, orang dapat belajar sesuatu dari yang dibacanya, ditonton maupun didengar. khalayak dapat mengkonsumsi produk yang sesuai untuk merek dan merek dapat memperbaiki gaya hidup menjadi lebih baik.
4. Fungsi Ekonomi
Keuntungan ekonomis yang diperoleh khalayak melalui iklan adalah mereka lebih mudah mengakses produk yang dibutuhkan yang bisa menjadikan khalayak efisien dari segi biaya.
5. Fungsi Sosial
Dalam fungsi sosial, iklan membantu menggerakkan perilaku khalayak untuk lebih baik
Sumber: http://vinspirations.blogspot.com/2009/06/jenis-dan-fungsi-iklan.html
Langganan:
Postingan (Atom)
Rabu, 11 Mei 2011
Selasa, 08 Maret 2011
Museum Wayang di Kota Tua
Disini,,saya Mentari Andriani akan menceritakan tentang tempat wisata yang saya kunjungi pada saat tanggal 5 Maret 2010 di Kota Tua, Jakarta Selatan.
Kota Tua adalah tempat yang dapat memberikan paduan antara liburan dan pendidikan. Kota Tua dapat merupakan media untuk belajar khususnya tentang sejarah. Disana banyak terdapat banyak museum-museum yang sangat menarik minat para wisatawan dalam negeri dan juga luar negeri. Museum-museum itu diantaranya adalah:
- Museum Bahari
- Museum Sejarah Jakarta
- Museum Bank Mandiri
- Museum Seni Rupa dan Keramik
- Museum Wayang
- Museum Bank Indonesia
Masih sekitar Kota Tua ini, museum di Kota Tua yang saya datangi salah satunya adalah museum wayang. Museum wayang ini terletak satu area dengan museum fatahillah, dan berdekatan dengan museum Bank Mandiri dan Bank Indonesia.Museum ini menyimpan koleksi wayang dari daerah di Indonesia.
Wayang berasal dari kata bayang-bayang. Sekarang wayang sudah berkembang menjadi sebuah sarana hiburan, pendidikan, media informasi maupun ajaran tentang moral-moral. Saat memasuki museum wayang ini, saya disambut dengan patung ondel-ondel dari Betawi. Selain wayang di museum ini juga terdapat alat-alat perwayangan. Koleksi wayang di museum ini terdiri dari: wayang kulit, wayang golek, topeng, wayang kaca, wayang seng, dll.
Museum wayang adalah salah satu tempat favorit yang rata-rata dikunjungi para wisatawan dari luar negeri, karena mereka sangat antusias sekali dengan kerajinan tradisional ini. Selain para wisatawan asing, banyak pula wisatawan lokal seperti dari luar daerah Jakarta yang datang ke Kota Tua dan salah satunya mengunjungi Kota Tua ini.
Saat ini bangunan museum wayang di Kota Tua ini sudah tidak seperti dahulu yang masih sangat terjaga, namun sekarang bangunan ini terlihat sedikit kotor akibat banyak tulisan di dinding-dinding luar banguna..
Harga tiket masuk di Museum Wayang:
- Dewasa: Rp 2.000
- Mahasiswa: Rp 1.000
- Anak-anak: Rp 600
Dari tahun ke tahun makin banyak wisatawan yang mengunjungi museum di Kota Tua ini dan tidak segan pula para penduduk sekita Kota Tua menjajakan profesinya dengan cara meminjamkan sepeda tua itu untuk para wisatawan dengan hanya merogeh kantong Rp 10.000 untuk batas waktu pinjam sepeda kurang lebih 30 menit-60 menitan.
Sangat menyenangkan berada di Kota Tua ini.
Selasa, 01 Maret 2011
Selasa, 14 Desember 2010
_Pemimpin Garuda_
Ketika sayapnya tersibak gagah....
Berdiri tegap berbusungkan dada yang besar
Mata yang tajam menatap wilayahnya...
Berdiri bagaikan seorang pemimpin dunia yang hebat
Menguasai sebuah negara yang sangat sejahtera....
Negara yang berada di tangan kuasanya
Seperti berlian yang akan dijaganya.....
Demi jayanya negara itu dia selalu memantau nya
Siang...
Malam...
Tanpa hentinya dan tanpa lelahnya
Tak ada kata menyerah di benak garudaku...
Terus berjuang untuk negaranya
Walaupun dia harus mati mengeluarkan banyak darah...
Tetapi negaranya harus tetap berjaya
Semangat juang yang tidak pernah henti....
Tetapi sekarang
Matanya telah sayu melihat negara yang berjaya
Tubuhnya tidak lagi tetap berdiri...
Kini hanya tinggal negara yang berjaya
Berdiri tegap berbusungkan dada yang besar
Mata yang tajam menatap wilayahnya...
Berdiri bagaikan seorang pemimpin dunia yang hebat
Menguasai sebuah negara yang sangat sejahtera....
Negara yang berada di tangan kuasanya
Seperti berlian yang akan dijaganya.....
Demi jayanya negara itu dia selalu memantau nya
Siang...
Malam...
Tanpa hentinya dan tanpa lelahnya
Tak ada kata menyerah di benak garudaku...
Terus berjuang untuk negaranya
Walaupun dia harus mati mengeluarkan banyak darah...
Tetapi negaranya harus tetap berjaya
Semangat juang yang tidak pernah henti....
Tetapi sekarang
Matanya telah sayu melihat negara yang berjaya
Tubuhnya tidak lagi tetap berdiri...
Kini hanya tinggal negara yang berjaya
"Kenangan kecil"
Saat menginjak bangku Sekolah Dasar, ku mulai mengenalnya. Rupanya dia adalah anak dari tetangga ku yang berada di belakang rumah. Anak itu bernama Adinda. Dia adalah teman dekatku dan sekarang menjadi sahabat. Kemana-mana kita selalu bersama. Menggunakan baju yang berwarna serupa. Setiap pulang sekolah kita sering bermain di belakang rumah. Biasanya kita bermain masak-masakan. Rupanya masakan yang kita buat lumayan enak untuk dimakan bersama.
Seiring dengan berjalannya waktu, kita pun sudah menginjak bangku Sekolah Menengah Pertama. Kita begitu merasa senang naik tingkat. Tiga tahun bersekolah menengah pertama, ternyata begitu cepat waktu berlalu. Saat masa-masa Sekolah Menengah Pertama, kita sudah mengalami masa pubertas. Dimana kita mengenal tentang cowok lebih jauh. Kita mulai saling sibuk dengan cowok pertama. Sungguh lucu mengingat itu. Kita tidak lagi mengisi hari kosong itu dengan bermain boneka-bonekaan atau masak-masakan tetapi kita sudah mulai curhat tentang pacar kita masing-masing.
Sampai saat kita sudah akhir semester kelas tiga,kita mengenal cowok dari luar daerah yaitu daerah bandung. Dua cowok begitu tampan di foto, karena kita masih polos jadi begitu terpananya kita pada paras foto tersebut.
Lama-lama kita berpacaran dengan dua cowok itu, awalnya kita begitu senang. Tetapi lama-lama kita saling iri dan sangat cemburuan. Ntah faktor apa yang menyebabkan itu semua. Aku sempat berfikir "Apakah semua ini gara cowok hubungan persahabatan kita menjadi seperti ini?"
Hubungan persahabatan kita menjadi sangat renggang. Lama-lama semakin rengang dan bubar lah kita. Persahabatan dari Sekolah Dasar yang sudah kita bangun kini bubar begitu saja. Entah mungkin keegoisan kita dan rasa tidak percaya terhadap sahabat yang membuat kita menjadi bubar seperti ini.
Sungguh sangat menyesal, aku ingin persahabatan seperti dulu. Tetapi entahlah dengan Adinda.......
Seiring dengan berjalannya waktu, kita pun sudah menginjak bangku Sekolah Menengah Pertama. Kita begitu merasa senang naik tingkat. Tiga tahun bersekolah menengah pertama, ternyata begitu cepat waktu berlalu. Saat masa-masa Sekolah Menengah Pertama, kita sudah mengalami masa pubertas. Dimana kita mengenal tentang cowok lebih jauh. Kita mulai saling sibuk dengan cowok pertama. Sungguh lucu mengingat itu. Kita tidak lagi mengisi hari kosong itu dengan bermain boneka-bonekaan atau masak-masakan tetapi kita sudah mulai curhat tentang pacar kita masing-masing.
Sampai saat kita sudah akhir semester kelas tiga,kita mengenal cowok dari luar daerah yaitu daerah bandung. Dua cowok begitu tampan di foto, karena kita masih polos jadi begitu terpananya kita pada paras foto tersebut.
Lama-lama kita berpacaran dengan dua cowok itu, awalnya kita begitu senang. Tetapi lama-lama kita saling iri dan sangat cemburuan. Ntah faktor apa yang menyebabkan itu semua. Aku sempat berfikir "Apakah semua ini gara cowok hubungan persahabatan kita menjadi seperti ini?"
Hubungan persahabatan kita menjadi sangat renggang. Lama-lama semakin rengang dan bubar lah kita. Persahabatan dari Sekolah Dasar yang sudah kita bangun kini bubar begitu saja. Entah mungkin keegoisan kita dan rasa tidak percaya terhadap sahabat yang membuat kita menjadi bubar seperti ini.
Sungguh sangat menyesal, aku ingin persahabatan seperti dulu. Tetapi entahlah dengan Adinda.......
Minggu, 12 Desember 2010
Ciri-ciri Iklan_::
Berikut ini tampilan tren iklan dan bisnis pada era TIK (teknologi informasi dan komunikasi) atau ICT (information and communication technology). Dengan kata lain, ciri-ciri iklan yang menarik hati pelanggan dapat dicermati seperti berikut ini.
1. Iklan bertanda asterisk (*)Iklan ini termasuk iklan menipu dan biasanya dengan tanda asterisk (*). Kalau tampak dari kejauhan sejauh mata memandang, atau kalau sekilas waktu baca dan waktu lihat, maka tanda asterisk ini enggak “bunyi”. Justru pengiklan yang tak beretika memang bermaksud mengecoh konsumen. Oleh karena itu, tanda asterisk (*) jadi obat penawar yang mujarab.
2. Iklan inden (dan berhadiah)
Nah, ini dia ada iklan terbaru dengan mobil dan motor terbaru, terkini, terandal. Sekarang cobalah amati dengan cermat, selain bisa inden, artinya pembeli bisa pesan dulu, eh ndilalah berhadiah pula. alamak.Puri gonggo, kelelawar bulu kuduk, gajah bleduk, itu iklan betul-betul akal-akalan pengiklan memasuki era TIK. Dahsyat sekali pengaruh iklan produk inden! Calon pembeli sungguh-sungguh terpuaskan membeli produk yang belum ada barang. Di tangan produsen barang yang dijual sebetulnya belum ada, kalau toh ada sebagai sample atau contoh produk. Lantas, sebagai tanda jadi atas pembelian barang yang ditawarkan, patut dan sepantasnya pembeli menerima hadiah. Busyettt, …. luarbiasa. Strategi pengiklan yang strategis dan jitu. Biasanya strategi penjual memuaskan dan mengikat pembeli membuat produsen memiliki modal usaha dan modal kerja diawal. Vitamin D alias duit yang masuk dari barang inden sudah cukup untuk mengetahui jumlah mobil dan motor yang harus diproduksi, misalnya.
3. Iklan berhadiah bagi 1.000 pembeli pertama
Bagi seribu pembeli pertama pastilah hadiah siap ditangan. Jangan ragu, berapa pun pembeli yang masuk ke penjual, jumlah seribu cukup sulit mendeteksinya. Apalagi kalau unit usaha bercabang-cabang. Hadiah menyebar ke pembeli belum bisa merata, kalau hadiah habis, penjual bisa meminta lagi ke cabang yang lain. Pokoknya, seribu pembeli pertama tampaknya tiada hitungan yang masuk akal. Alat ukur yang dipakai untuk mengetahui seribu pembeli pertama tercapai masih masuk kategori akal-akalan penjual plus pengiklan.
4. Iklan bersyarat dan ketentuan berlaku
Teks syarat dan ketentuan berlaku letaknya tersimpan, di sudut, di tengah, dan kecil ukuran jenis hurufnya. Pembeli mula-mula senang begitu iklannya merasuk ke relung hati hingga sampai pada rencana atau respons untuk memiliki barang. Namun, ketika tiba pada ayat syarat dan ketentuan berlaku, banyak calon pembeli jadi kecewa ketika ketentuan dan syarat itu tidak ada pada diri pembeli. Apa lacur, si calon pembeli sudah ada di depan penjual, ….
5. Iklan berbonus pulsa
Lagi-lagi daya tarik iklan dengan memberi bonus pulsa kian menjadi-jadi. Sekali kirim surat-menyurat singkat atau SMS dengan vendor atau operator, bonus pulsa ada ditangan. Bonus ada ditangan setelah kirim-mengirim berkali-kali atau terjadi jika pengirim menjawab pertanyaan yang muncul dari perusahaan penyelenggara. Kalau pengirim menuruti perintah dengan teratur, bonus barulah diberikan. Jenis bonus ini tidak konkret karena pengirim wajib menunggu otorisasi penyelenggara.
6. Iklan hanya barang tertentu
Sale 50% wah gede banget, lumayanlah. Harga sepatu asli buatan negeri paman Sam berbanderol Rp300.000, misalnya kalau diskon 50% bukan main murahnya. Pola iklan ini mujarab untuk mengecoh calon pembeli. Setelah menimang-nimang, menimbang-nimbang, akhirnya memilih barang yang cocok, sampai di kasir bukan rasa senang yang muncul, melainkan rasa kecewa. Apalagi kalau rasa kecewa ini baru muncul di rumah kediaman atau tempat tinggal alias saat tiba di rumah. Dua kali lipat rasa kecewa muncul. Begitu komplain, balik lagi ke penjual, ternyata betullah harga yang digesek berlaku tanpa diskon. Lalu telusuri saja kenapa hal itu terjadi? Jawabannya mudah saja. Diskon hanya berlaku pada produk tertentu. Cuma teks produk tertentu seperti tampak pada dua foto di atas karya Wisnu Nugroho, redakturInfo Komputer di Wisma Kota BNI 46 Jenderal Sudirman Jakarta sebagai bukti iklan atau billboard/poster pengecoh untuk calon pembeli yang salah alamat, tapi sudah sudi mampir di gerai penjual berdiskon gede.
Prinsip pembeli sebetulnya mudah saja kalau berhasrat menginginkan barang dengan harga diskon. Belilah barang yang benar-benar sudah tahu dan perlu untuk dimiliki. Tanpa pengetahuan dan keperluan yang mumpuni, pembeli sering “tertipu”. Pokoknya, mana ada penjual yang mau merugi atas barang dagangan yang dijajakan, sekecil apa pun ongkos yang mesti dikeluarkan untuk beriklan.
Sumber: http://niamustina.blogspot.com/2010/12/source-johny-herfans-blog-berikut-ini.htmlCiri ciri iklan yang baik harus memiliki kriteria di bawah ini :
1.Mempunyai sasaran yang jelas,dengan menentukan target konsumen ada target utama dan target kedua,ini juga untuk menentukan media pasang iklan dan penetapan target konsumen tergantung pada kualitas,harga,distribusi(jangkauan pemasaran)
2.Mempunyai fokus atas hal yang ingin di komunikasikan dariproduk dan jasa yang di iklankan.
3.Mempunyai daya tarik tertentu hingga konsumen yang di sasarnya bisa berhenti untuk memperhatikan isi iklan,selain kata kata menarik,daya tarik iklan muncul dari desain layout yang menarik.
4.Sajikan iklan dengan menarik karena suatu iklan dengan isi pesan bagus jika tidak di sajikan bagus tak akan menarik.
5.Komunikasi iklan memiliki empat unsur utama yaitu : a.Pengirim iklan adalah produsen atau dalam bisnis periklanan di wakili biro iklan
b.Isi iklan dalam iklan ada headline kalimat singkat tidak lebih dari 10 kata dan di harapkan konsumen langsung dapat banyak informasi mengenai produk dan jasa body copy adalah informasi tambahan bila konsumen tertarik.
c.Media komunikasi tempat iklan di sajikan baik di media cetak,media elektronik atau media lainnya antara lain media internet yang penetrasinya di indonesia masih kurang,billboard dll.
d.Penerima iklan konsumen yang di sasar produk barang atau jasa kita
6.Pilihlah slogan dengan kata kata padat dan berisi yang merupakan gambaran terhadap headline di mana konsumen dapat membaca lebih detail.
Sumber: http://matamerahadv.wordpress.com/
Ciri-ciri Iklan yaitu:
- Tidak mengandung unsur komersial
- Tidak ada unsur produk
- Klien ILM adalah yayasan/organisasi sosial non profit
- Berupa didikan/anjuran tingkah laku tertentu (persuasi)
- “Kecenderungan” memiliki target lebih luas daripada periklanan komersial
Sumber: http://webee88.wordpress.com/2009/10/12/tentang-iklan-layanan-masyarakat/
_Fungsi Iklan_
Fungsi iklan menurut Alo Liliweri (1998) yang dikutip dari beberapa sumber seperti Wright (1978), S.W. Dunn (1978) dan Bover (1976) dapat dijelaskan sebagai berikut :
1. Fungsi Pemasaran
Fungsi pemasaran adalah fungsi untuk menjual informasi tentang barang, jasa maupun gagasan melalui media sebagai upaya :
- mengidentifikasi produk dan menjelaskan perbedaannya dengan produk lain.
- menganjurkan penggunaan produk baru secara bertahap.
- menunjang penyebaran untuk meningkatkan penggunaan produk.
- Membangun rasa cinta dan dekat pada produk untuk mengikat konsumen dalam jangka waktu yang lama.
2. Fungsi Komunikasi
Fungsi komunikasi adalah upaya memberi penerangan dan informasi tentang produk, memberi pesan yang berbau pendidikan, menciptakan pesan yang bersifat menghibur dan mempengaruhi khalayak untuk dekat dan selalu membeli dan memakai produk secara tetap.
3. Fungsi Pendidikan
Melalui iklan, orang dapat belajar sesuatu dari yang dibacanya, ditonton maupun didengar. khalayak dapat mengkonsumsi produk yang sesuai untuk merek dan merek dapat memperbaiki gaya hidup menjadi lebih baik.
4. Fungsi Ekonomi
Keuntungan ekonomis yang diperoleh khalayak melalui iklan adalah mereka lebih mudah mengakses produk yang dibutuhkan yang bisa menjadikan khalayak efisien dari segi biaya.
5. Fungsi Sosial
Dalam fungsi sosial, iklan membantu menggerakkan perilaku khalayak untuk lebih baik
Sumber: http://vinspirations.blogspot.com/2009/06/jenis-dan-fungsi-iklan.html
Langganan:
Postingan (Atom)













